Sosialisasi e-Court dan Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana

Sosialisasi

tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik (e-Court) (Perma RI Nomor 1 Tahun 2019) 

dan tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Gugatan Sederhana (Perma RI Nomor 4 Tahun 2019 )

pa-brebes.go.id|13-11-2019

Rabu, 13 Nopember 2019, Pangadilan Agama Brebes mempunyai hajat dalam hal ini adalah acara Sosialisasi e-Court dan Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana yang sebagai pesertanya adalah para Advokat/ Pengacara yang di Kabupaten Brebes atau lebih tepatnya yang berorientasi di Pengadilan Agama Brebes. Acara tersebut dimulai tepat pukul 13.00 WIB dan dihadiri sejumlah 20 orang dari total undangan sebanyak 26 peserta. Acara tersebut diisi langsung oleh KPA Brebes ini (Drs. H. Abd. Basyir, M.Ag) didampingi oleh Waka (Drs. H. Lanjarto, M.H) dan Panitera ( H. Nur Hidayatus Sofyan, S.H.).

Dalam sambutannya KPA Brebes menjelaskan tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Gugatan Sederhana (Perma RI Nomor 4 Tahun 2019 ) Tentang Perubahan Atas PERMA Nomor 2 Tahun 2018 dimana dalam pengembangannya sesuai dengan ketentuan yang diubah dalam gugatan sederhana melalui Perma Nomor 4 tahun 2019 menyangkut nilai maksimum gugatan yang meningkat menjadi Rp500 juta, tidak berlaku lagi batas domisili yang  dapat diajukan ke tergugat dengan wilayah domisili berbeda dengan syarat menujuk kuasa hukum, perluasan makna kuasa hukum, efektivitas sita jaminan, dan prosedur gugatan elektronik.

“Dalam perubahan Perma ini, berdasarkan kajian yang telah dilakukan, kita meningkatkan batas maksimum nilai gugatan menjadi Rp500 juta, tidak berlaku lagi batas domisili untuk mengajukan gugatan, memperluas makna kuasa hukum, menjamin efektivitas sita jaminan di mana selama ini sulit dilakukan, dan penggunaan prosedur gugatan elektronik sebagaimana yang telah diatur oleh undang-undang”, ungkapnya.

Disisi Lain Waka PA Brebes menyampaikan sosialisasi  (Perma RI Nomor 1 Tahun 2019) tentang Administrasi Perkara dan Persidangan di Pengadilan Secara Elektronik (e-Court), disampaikan oleh beliau dalam tahap pengembangannya e-court ini sudah sampai pada tahapan e-litigasi. e-court- dan e-litigasi merupakan bentuk reformasi Mahkamah Agung Republik Indonesia di bidang teknologi informasi dalam sistem peradilan. Sebelumnya Mahkamah Agung telah mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia (PERMA) Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara Secara Elektronik. PERMA tersebut memberikan payung hukum bagi implementasi aplikasi E-Court. PERMA Nomor 3 Tahun 2018 sudah memungkinkan pengiriman berkas yang tidak hanya terbatas pada berkas gugatan, namun juga terhadap surat jawaban berupa replik, duplik, dan kesimpulan serta digunakan untuk pemanggilan para pihak secara elektronik yang telah di cabut dan diganti Perma Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Administasi Perkara dan Persidangan Secara Elektronik.PERMA Nomor 1 Tahun 2019 ini dengan cakupan e-Filing (Pendaftaran Perkara Online di Pengadilan), e-Payment (Pembayaran Panjar Biaya Perkara Online), e-Summons (Pemanggilan Pihak secara online), e-Litigation (Persidangan Secara Elektronik).

Para peserta sosialisasi dalam hal ini Advokat/ Pengacara sangat antusias mengikuti acara ini, dalam sesi tanya jawab pun mereka mengutarakan beberapa pertanyaan dan permasalahan tentang e-court ini diantaranya:

1 . Masih ada registrasi pengguna terdaftar oleh Advokat yang sampai saat ini belum terverivikasi oleh Pengadilan Tinggi.

2. Terkait surat Kuasa, komponen biaya panjar tidak mengincludkan biaya pendaftaran surat kuasa sehingga Advokat atau Pengacara tetap datang untuk mendaftarkan surat kuasanya.

3. Untuk sampai dengan tahapan e-litigasi masih ada beberapa yang ragu karena pada prosesnya harus ada kesediaan kedua belah pihak untuk berperkara secara elektornik, dalam hal ini kepemilikan akun atau identitas elektronik masih bisa dikatakan awam bagi masyarakat tertentu.

Dalam penutup disampaiakan oleh KPA Brebes bahwa sekarang ini e-court sudah bisa digunakan oleh perorangan, instansi, ataupun badan hukum untuk bisa berperkara, hanya saja dalam aktivasi registrasi pengguna terdaftar tetap harus datang ke Pengadilan Agama Brebes untuk mendapatkan Aktivasi, hal tersebut sudah disediakan pojok e-court di Pengadilan Agama Brebes dengan fasilitas Computer, jaringan internet, scanner ,dan juga printer dan terkait dengan semua permasalahan yang ada ini akan disampaiakan dalam pertemuan koordinator wilayah PTA Semarang nantinya untuk bisa diteruskan kepada Dirjen Badilag.(tim_red)

Add comment


Security code
Refresh

APLIKASI - APLIKASI  PENDUKUNG

   

   

 

Hubungi Kami

Home Pengadilan Agama Brebes Kelas I. A

crossroads 23760 Jl. Jenderal Ahmad Yani No.93 Brebes - Jawa Tengah

phone icon Telp  (0283) 671442

Fax icon Fax. (0283) 671442

Communication email blue icon Email :

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.m

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kami

© 2019 Team TI Pengadilan Agama Brebes

 

w3c html 5 w3c wai AAA