Seputar Peradilan

PELAYANAN TERPADU ISBAT NIKAH

pa-brebes.go.id|04-05-2018

Jum`at 04 Mei 2018 pukul 08.00 WIB. suasana pendopo Kabupaten Brebes nampak berseri, karena ditempat inilah peserta sidang isbat akan diakui status pernikahannya secara resmi oleh negara yang mana akan dikeluarkan oleh Kantor Urusan Agama Sesuai dengan Kecamatan masing-masing, dan juga akan memperoleh Kartu Keluarga atau bahkan Akte Kelahiran Anak yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Brebes.

Sebelumnya dari data yang masuk sebagai calon Pendaftar Peserta Isbat sejumlah 55 peserta dari berbagai Kecamatan yang ada di Brebes namun sesuai dengan hasil verifikasi yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Brebes hanya 27 pasangan suami isteri yang lolos verifikasi, hal ini tentunya merupakan wujud kehati-hatian dalam pemeriksaan data identitas ataupun menghindari oknum yang terindikasi isbat nikah terselubung (untuk tujuan tertentu)

Pelayanan Terpadu ini dimaksudkan setelah dilaksanakannya sidang itsbat nikah oleh Hakim Tunggal, selanjutnya penetapan tersebut langsung mempunyai kekuatan hukum tetap dan data tersebut terakses secara online ke Kemenag (dalam hal ini KUA Kecamatan masing-masing peserta) untuk dibuatkan Buku Kutipan Akta Nikah, kemudian dari KUA terakses secara online ke Dindukcapil untuk dibuatkan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran bagi pasangan yang telah mempunyai anak.

Acara Pelaksanaan Pelayanan Terpadu Isbat Nikah ini merupakan agenda 100 hari kerja pertama Bupati Brebes ( Ibu Hj. Idza Priyanti, S.E.M.H.) Ditahun 2018. Acara ini merupakan trobosan perdana dan baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Brebes ini. Acara ini juga bersumber dana dari pemerintah daerah Kabupaten Brebes yakni dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Tepat pukul 09.00 WIB acara pembukaan pelaksanaan Pelayanan Terpadu Sidang Itsbat Nikah, Penerbitan Buku Nikah, Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga dimulai. Pada sambutan pertama dari Asisten Satu (Drs. H. Athoilah Syatori, SH.) menyampaikan laporan sebagai panitia Pelaksanaan Pelayanan Terpadu ini. Disisi lain Ketua Pengadilan Agama Brebes (Drs. H. Abd. Basyir, M.Ag.) menyampaikan Sidang Isbat adalah bentuk kehadiran negara dalam menyelesaikan masalah pernikahan yang menyangkut kepentingan orang banyak. "Ini juga menyangkut keabsahan anak dan keabsahan keturunannya kelak”, sementara setiap warga negara Republik Indonesia berhak mendapatkan pengakuan dan kepastian hukum, maka untuk menyelesaikan permasalahan tersebut Mahkamah Agung Republik Indonesia telah menerbitkan PERMA Nomor 1 tahun 2015 tentang “Pelayanan Terpadu Sidang Keliling Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Agama (PA) /Mahkamah Syari’ah dalam rangka penerbitan Akte Perkawinan, Buku Nikah dan Akte Kelahiran”.

Bupati Brebes (Ibu Hj. Idza Priyanti, S.E.M.H.) Beliau menjelaskan bahwa pelaksanaan Pelayanan Terpadu Itsbat Nikah bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan guna memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk. Ucapan terima kasih pun dihaturkan kepada 3 instansi yang berperan aktif sehingga acara pelaksanaan pelayanan terpadu ini dapat terselenggara dengan baik dari awal sampai akhir yakni pertama kepada Pengadilan Agama Brebes, Kementrian Agama Kabupaten Brebes dalam hal ini KUA serta Dinas Kependudukkan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Brebes. Terakhir dengan harapan di tahun berikutnya dapat dijadikan agenda rutin imbuhnya. Acara pembukaan pun ditutup dan dilanjutkan dengan Pelayanan Terpadu yang selesai tepat pukul 11.00 WIB .(Tim_red)

  Pelayanan Prima, Putusan Berkualitas