
Kultum bakda dzuhur hari ke 25 oleh Bapak Ali Chomaedi, S.H. dengan thema mencapai kebahagiaan dunia akhirat. Yaitu dengan ilmu :
من أراد الدنيا فعليه بالعلم ومن أراد الآخرة فعليه بالعلم ومن ارادهما فعليه بالعلم (الحديث)
Kisah Abu Ubaidah bin Jarrah yang diutus Khalifah untuk ekspansi di tengah hutan bertemu dengan orang yang lumpuh dan buta sedang berdzikir dengan kalimat الحمد لله berulang-ulang. Saat ditanya oleh Abu Ubaidah, orang tsb menjawab bahwa ia meskipun buta dan lumpuh namun masih dikaruniai qolban syakiron wa lisanan dzakiron (hati yg selalu bersyukur dan lisan yg selalu berdzikir).
Sholat atau ibadah 500 tahun tidak bisa mengimbangi nikmat Allah berupa satu biji bola mata yg bisa melihat. Ahli ibadah yg diberitahukan akan masuk neraka malah menjawab : alhamdulillah. Maka catatan di lauh mahfudz direnvooi menjadi dakholal jannah bi qauli alhamdulillah, sehingga si hamba tsb menjadi masuk syurga karena bacaan alhamdulillah.
Orang yg arif menggantungkan kepada amal sedangkan orang yang bijak tidak bergantung pada amal tapi mengharap rahmat Allah. Yang bergantung pada amal bisa bangkrut atau zonk alias kosong dari pahala karena ada riya, iri dsb yg menghapuskan amal.
Wallaahu a’lam.




